Entah Kenapa Aku Tak Bisa

By | April 21, 2022

Entah Kenapa Aku Tak Bisa. “jodohkah aku denga si dia” tapi sayang.tak ada sesosok satu orang pun yang bisa menjawab pertanyaan ku. Entah kenapa, aku menjadi geram.

Pengalaman Bersalin Anak Pertama / Princess Nurul
Pengalaman Bersalin Anak Pertama / Princess Nurul from erskinejenifer.blogspot.com

Hubungan kedekatan ku dengan si dia sangat lah rumit. Sayang, percayalah aku mencintaimu tulus walau sebenarnya banyak hal yang buatku ingin memilikimu. Sebagai pelindungmu, sebagai payungmu saat hujan ingin membasahi tubuh indahmu.

Namun Dibalik Semua Itu, Kau Harus Tahu Jika Aku Melakukan Itu Semua, Aku Hanya Ingin Kau Tak Lagi Mengenalku Dengan Baik, Pria Yang Bisa Membuat Tersenyum Sejak Pertama Aku.

Sekarang aku akan jujur tentang perasaanku padamu kenapa aku bisa mencintaimu sejauh ini. Aku mengaku terluka jika kau bertanya kenapa aku berlaku diam saja sejak hari itu dan aku mengaku menangis jika kau bertanya kenapa aku tak menyapamu lagi sejak hari itu. Sholat masih bisa kumulai di usia 40 nanti, pikirku.

Sampai Detik Ini, Aku Masih Berbalut Rasa Takut, Dan Entah Kapan Akan Berakhir.

Aku tak tahu kenapa bisa menjadi seperti ini.aku seperti kehilangan sesuatu yg dulu aku punya, hampa! Terkadang kau tak mau jauh dariku. Ah, sungguh aku malu, sebab rasa takut itu sampai membuatku menangis di depan kos dan nyaris menggelinding di tanga.

Bahkan Anak Pertamaku Pernah Tertangkap Karena Menghisap Daun Ganja.

Aku harus makin rajin bekerja untuk menafkahi mereka. Dari kecil aku selalu dimanja, sampai besarpun aku terkadang masih suka minta dikeloni. Entah kenapa aku ikut terharu.

Aku Sudah Lupa Dengan Semua Yang Pernah Terjadi Sebelumnya, Dan Pernah Kurasakan Sebelumnya.

Entah apakah aku akan bisa menjadi manusia lagi atau tidak. Namun aku tak suka kalo dikeloni bapak. Alasanku yang pertama karena kamu begitu anggun untukku, meski di luar sana banyak yang menyaingimu tapi aku tak perduli karena orang yang buatku.

Dunia Tampak Sepi Tanpa Kehadiranku.

Sholat masih bisa kumulai di usia 40 nanti, pikirku. Kamu baik selama itu tapi entah kenapa dimata ini. Di saat kamu pergi, aku menyertaimu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.